You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Legislator Dorong Pembangunan Rusunawa Tahun Mendatang
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Komisi D Dorong Pembangunan Rusun Diperbanyak

Komisi D Dewan Perwakilan Raykat Daerah (DPRD) DKI, mendorong pemprov melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) untuk memperbanyak pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) pada tahun depan.

Membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki hunian layak

Hal ini selaras dengan integrasi program dan Galeri Huni JAKHABITAT yang digulirkan Pemprov DKI Jakarta, dalam upaya meningkatkan kuantitas penyediaan hunian terjangkau yang berkualitas untuk warga.

Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ida Mahmudah menyatakan, pihaknya mendorong pembangunan rusunawa diperbanyak, karena warga Jakarta masih banyak yang membutuhkan sentuhan rumah layak huni.

Bamus DPRD Sepakati Paripurna Masa Bakti Gubernur dan Wagub

"Pembangunan rusun membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki hunian layak," ujarnya.

Ida melanjutkan, agar keberadaan rusun bisa dirasakan manfaatnya oleh warga maka Pemprov DKI perlu melakukan sosialisasi secara masif, Selain itu, pemprov juga harus  berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar nantinya hunian tersebut diberikan kepada warga yang membutuhkan.

 

"Apabila ada pembangunan rusunawa kembali kami juga meminta untuk ditambahkan fasilitas transportasi menuju rusun tersebut, untuk memudahkan para penghuni," ujarnya.

Pendapat serupa diutarakan Sekretaris Komisi D DPRD DKI, Syarif. Dia mengungkapkan, saat ini di Jakarta sudah ada sekitar 70 ribu unit rusun, namun permintaan hunian mencapai 10 kali lipat. Karena itu, perlu dilakukan pembangunan kembali.

Menurutnya, rusunawa saat ini menawarkan beragam keunggulan dengan harga terjangkau. Mulai dari kualitas fisik bangunan dan sarana prasarana lingkungan Rusunawa, serta mengedepankan pemberdayaan penghuninya.

"Kita juga harus menghitung jumlah demand dengan jumlah unit yang dibutuhkan, agar bangunan tersebut tidak sia-sia. Harapan saya, keberadaan rusunawa bisa meringankan biaya warga berpenghasilan rendah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye4264 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1066 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1047 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye950 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye825 personBudhi Firmansyah Surapati